Apakah benar Rasulullah Saw yang sering kita dengar Sebagai Nabi yang “Ummi” tidak bisa baca dan menulis??

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Waktu kecil ketika saya ngaji, guru saya selalu bilang. Rasulullah itu Nabi yang “ummi” tidak bisa baca dan menulis. Atau guru saya yang lain bilang “Nabi itu buta huruf”. Sayapun bertanya-tanya kenapa Nabi ga bisa baca dan menulis yah, khan Rasul?.. mmm  mungkin karena dulu zaman kuno, zaman batu jauh dari peradaban dan ‘arab waktu itu peradaban yang sangat terbelakang, jadi wajar masyarakatnya pun tidak bisa baca dan menulis.

 

Beberapa hari yang lalu, jadwal biasa saya dan teman-teman belajar bahasa ‘arab. Kemudia guru saya menjelaskan makna “ummi” bukan bermakna “tidak bisa baca dan menulis” . berikut penjelasannya (guru saya  ngasih tahu maknanya saja dan sumber selebihnya harus berusaha mencari, sumber yang dikasih semua ‘arab botak. But he’s a best teacher I ever had )

 

Salah satu sumber di kitab shahih bukhari muslim no: 1913

Kalian bisa download di : http://imamuna.wordpress.com/2009/05/27/download-kitab-shahih-bukhari-2/



 

 

 

 

Artinya, Nabi Saw telah berkata “ Sesungguhnya kami ummat yang ummi, yaitu kami tidak menulis dan tidak menghitung satu bulan adalah seperti begini dan begini” HR Ibnu ‘Umar

 

Syarahan hadits :

  • Makna Ummi dijelaskan langsung oleh Rasulullah saw (secara harfiah “ummi” bermakna ibu)

Tidak menulis dan menghitung bukan bermakna tidak bisa menulis, Budaya ‘arab dahulu pada saat Rasulullah hidup adalah mereka yang biasa bertutur . menulis adalah kemampuan orang-orang dari kalangan terpelajar dan membaca adalah kemampuan umum mereka. Mereka biasa menghafal yang mereka dengar bukan untuk menuliskannya. Gelar “ummi” sendiri dipakai untuk menjelaskan kondisi umum mereka.

Jadi, Nabi Muhammad saw bisa membaca dan tidak terbiasa untuk menulis. Karena kondisi umum pada saat itu adalah menghafalkan apa yang mereka dengar. Begitu juga beliau, beliau terbiasa untuk menghafal apa yang beliau dengar. Mungkin hal ini juga dapat dimaklumi kenapa para sahabat hafalannya begitu sangat kuat dan mudah. Karena memang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari mereka yaitu menghafal apa yang mereka dengar.

Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dan segera laksanakan, yang pertama pengetahuan kita terhadap islam tergantung seberapa besar pengetahuan kita akan bahasa ‘arab ^^. Ini sangat dimaklumi khan yah ^^, sahabat-sahabatku yang baik belajarlah bahasa ‘arab demi kesuksesan kita dalam menggali tsaqafah islam. Karena dari situ, kita akan sangat terasa kekayaan tsaqafah islam dan keluasan ‘ilmu islam ketika belajar bahasa ‘arab. Banyak hal yang belum kita ketahui.

kedua, munculnya pemahaman yang salah tentang makna “ummi” tidak bisa lepas dari usaha orang-orang kafir untuk “menyesatkan” umat islam agar semakin “bodoh” dalam beragama. Selebihnya dalam meneladani Rasulullah saw, mendapatkan gambaran utuh bagaimana sosok beliau sehingga kita bersemangat dalam meneladani beliau.

Ketiga, ketika Rasulullah mendakwahi masyarakat arab terdahulu, kondisi mereka adalah kondisi yang terbiasa untuk menghafal. Mmmm, kira-kira kondisi generasi umat islam saat ini generasi yang suka menghafal tidak ya? Prioritasnya adalah menghafal al qur’an. Atau generasi yang senang menulis?

Allahu’alam

 

Referensi yang lain juga tentang makna “ummi”

  • Maktabah syamillah silahkan cek  (tafsir ibnu katsir juz 1 halaman 310 dan at thabary juz 2 halaman 257)

Tentang shinta mardhiah alhimjarry

Semoga kelak menjadi Mujtahidah dan hafidzah qur'an ^^ Tampilkan semua tulisan oleh shinta mardhiah alhimjarry

3 Tanggapan to “Apakah benar Rasulullah Saw yang sering kita dengar Sebagai Nabi yang “Ummi” tidak bisa baca dan menulis??”

  • Hoss

    Allah menjelaskan bahwa Nabi tidak dapat menulis dan membaca dalam Al Quran surat Al Ankabut ayat 48

  • firda

    jazakallah masukannya.. silahkan argumentnya dituliskannya juga.. karena pendapat saya kembali ke makna bahasa ‘arab seperti yg sudah dijelaskan di atas..

  • Tholib Abdulloh

    Tanya ya;
    1. Dijaman Rosululloh saw masyarakat gandrung akan syair. Ada kontes syair diselenggarakan dan syair pemenangnya di tempelkan ke dinding ka’bah. Bahkan masyarakat musyrik merasa takjub thd ayat Al Quran, karena ayat2 Quran lebih hebat dari syair2 mereka. Jika sekiranya Rosululloh saw bisa baca-tulis, dan sebagai orang yg cerdas yg hidup dizaman yg menyanjung syair, maka sulit diterima akal sehat jika ia tidak tertarik menulis syair. Setidaknya sebelum ia diangkat menjadi nabi (dari mulai bisa baca-tulis sd umur 40thn) pastinya ada satu ada dua syair yg pernah ia tulis. Nah… tolong sebutkan adakah syair yg pernah ditulis Rosululloh saw sebelum ia diangkat menjadi nabi.

    2.Tolong sebutkan, ada nggak hadits sahih yg dirawayatkan oleh anak (Fatimah ra), menantu (Ali ra), istri2 Rosululloh saw yg tinggal dilingkungan Rosululloh saw yg pernah melihat Rosululloh saw menulis/ menyalin ayat2 Al Quran/menulis sesuatu ?

    3. Jika bisa baca-tulis, mengapa ada para penulis wahyu. Sebagai orang yg bisa baca-tulis, cerdas/brilian, tentunya tangan pertama (penerima wahyu) akan merasa terhormat untuk menuliskannya. Dan sesuatu yg amat sangat penting (wahyu) tidak akan diserahkan kpd orang lain untuk menulisnya.

    4. Jika penulis wahyu tsb bertujuan untuk memperbanyak saja, kenapa mereka tidak menyalin langsung dari tulisan Rosululloh saw tetapi kenapa didiktekan. Atau setidaknya menyalin sambil diawasi oleh Rosululloh saw.

    5. Rosululloh saw seorang yg cerdas dan visioner, tentunya mengetahui cara yg lebih efektif menjaga keutuhandan memasyarakatkan ayat2 yakni dg menuliskannya diatas media dari pada sekedar menghafalnya. Tolong sebutkan ada gak hadits sahih yg diriwayatkan oleh anak, menantu, istri2 beliau yg menjelaskan sempat memegang Al Quran hasil tulisan langsung tangan Rosululloh saw.

    6. Sejauhmana anda tau tentang DISLEXIA ??

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.